Posts

Showing posts from January, 2018

Ketika Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani di Rampok

Suatu hari Abdul Qadir yang masih belia meminta izin ibundanya untuk pergi ke kota Baghdad. Bocah ini ingin sekali mengunjungi rumah orang-orang saleh di sana dan menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari mereka. Sang ibunda merestui. Diberikanlah kepada Abdul Qadir empat puluh dinar sebagai bekal perjalanan. Agar aman, uang disimpan di sebuah saku yang sengaja dibuat di posisi bawah ketiak. Sang ibunda tak lupa berpesan kepada Abdul Qadir untuk senantiasa berkata Jujur dalam setiap keadaan. Ia perhatikan betul pesan tersebut, lalu ia keluar dengan mengucapkan salam terakhir. “Pergilah, aku sudah menitipkan keselamatanmu pada Allah agar kamu memperoleh pemeliharaanNya,” pinta ibunda Abdul Qadir. Bocah pemberani itu pun pergi bersama rombongan kafilah unta yang juga sedang menuju ke kota Baghdad. Ketika melintasi suatu tempat bernama Hamdan, tiba-tiba enam puluh orang pengendara kuda menghampiri, lalu merampas seluruh harta rombongan kafilah. Yang unik, tak satu pun dari perampok itu men...

Mush’ab bin Umayr

Mush’ab bin ‘Umayr adalah salah seorang sahabat nabi Nabi Muhammad yang memeluk Islam pada masa awal keislaman. Ia lahir dan dibesarkan dalam kesenangan. Pada waktu remaja ia menjadi buah bibir gadis-gadis Mekah dikarenakan wajahnya yang rupawan, kaya, otak yang cerdas dan akhlaknya yang baik. Nama sebenaranya adalah Mush’ab bin ‘Umayr bin Hasyim bin Abdu Manaf Al-Abdary Al-Qursy. Digelari Safir Al-Islam (Duta Islam) dan Mush’ab Al-Khoir (Mush’ab yang bijak), Al-Qori (Pembaca). Beliau adalah diantara sahabat pemberani. Beliau wafat sebagai syahid pada tahun 3 Hijriah, berumur 40 tahun lebih kurang. Dalam sejarah perkembangan Islam, beliau adalah duta pertama yang pernah dikirim Rasulullah ke Madinah bersama dua belas laki-laki yang baru masuk Islam dari Yatsrib (sekarang Madinah) untuk ikut dalam pembaiatan ‘Aqobah pertama. Tujuan pengutusan beliau, agar bisa mengajarkan kepada yang lain. Inilah sejarah pertama Duta (Safir) atau Ambassador dalam Islam. Mush’ab bin Umayr berasal dari ...

Aqal Dan Nafsu

          Hidup ini pilihan, ini kata saya. Kalau kata Ustadz Abdul Somad: "Hidup ini tes, tas tes tas tes. Berani hidup, berani tes. Takut tes, jangan hidup. Takut hidup, mati saja." Hehe... Ustadz favorit saya itu. Baik, tema kita kali ini adalah Aqal & Nafsu. Sebelum kita lebih jauh, kita pahami dulu apa itu Aqal dan apa itu Nafsu.           Aqal adalah sebuah nikmat yang di berikan oleh Allah untuk berfikir, tentunya sebuah pikiran yang didasari ilmu pengetahuan, sehingga dengan pikiran itu kita mendapatkan sesuatu yang baik disisiNya.           Nafsu adalah lawan dari pada Aqal, tentunya itu juga merupakan ciptaan Allah yang di tempelkan kedalam diri manusia, yang ketika kita melakukan sesuatu berdasarkan nafsu tersebut, maka kita mendapatkan sesuatu yang buruk disisiNya.           Hidup, seseora...

Taisirul Khallaq Fil Ilmil Akhlaq

PEMBUKA DARI SAYA             Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kepada kita Nikmat terbesar dari segala NikmatNya yakni Iman dan Islam. Rahmat dan Sejahtera kita bacakan, dan selanjutnya kita kirimkan kepada Nabi besar kita Rasulullah Muhammad SAW, serta Keluarga dan Sahabatnya sekalian mereka itu.             Sudah rata-rata, di Dayah-dayah tidak luput dari mengaji kitab yang satu ini, Taisirul Khallaq. Dan ini merupakan terjemahan dalam bahasa indonesia. Jujur, ini bukan murni terjemahan saya, namun ini saya renovasi dan memodivikasikan saja, dimana ada beberapa kata yang salah diketik sebelumnya, bahkan membuat tulisan ini lebih bernuansa identik kepada penulisan yang sesuai dengan peraturannya.             Lebih jelasnya, ini saya kutip dari salah seorang alumni Mudi Mesra Samalanga dengan julukan blogn...

Sayur Kering

Suatu Siang, ketika sedang berjalan-jalan dengan seorang teman di pinggiran kota, kami melihat seorang pria tua dengan pakaian yang kumal berusaha menawarkan sayuran, namun sayuran-sayuran itu tampaknya seperti daun-daun yang mulai mengering, warnanya kekuning-kuningan dan berlubang-lubang bekas gigitan serangga. Teman saya, tanpa mengatakan apapun, membeli tiga ikat sayuran sekaligus. Orang tua itu dengan sangat menyesal  menjelaskan: "Sayuran ini adalah tanaman saya sendiri, hujan tidak turun beberapa waktu yang lalu, hingga sayurannya mulai menguning, saya sangat menyesal." Setelah kami berlalu, saya tanya teman saya: ''Apa kamu akan memakan sayuran ini dirumah?" Teman saya berkata: "Tidak! Sayuran ini tidak bisa dimakan lagi." "Lantas kenapa kamu beli?" Ucap saya lirih bertanya. "Karena sayuran itu tidak akan dibeli oleh siapa pun juga, jika saya tidak membelinya, orang tua itu mungkin tidak akan mendapat penghasilan apapun hari ...

Setitik Hikmah

Manusia hanyalah pengendara di atas punggung usianya Digulung hari demi hari, bulan dan tahun tanpa terasa Nafas kita terus berjalan seiring jalannya waktu, setia menuntun kita ke pintu kematian Sebenarnya dunialah yang makin kita jauhi, dan liang kuburlah yang kita dekati Satu hari berlalu, berarti satu hari pula berkurang umur kita Umur kita yang tersisa dihari ini sungguh tak ternilai harganya, sebab esok hari belum tentu jadi bagian dari diri kita Karena itu Jika hari ini berlalu tapi tiada kebaikan yang kita lakukan, maka akan keringlah batin kita Jangan tertipu dengan usia muda, karena syarat mati tidaklah harus tua Jangan terperdaya dengan badan sehat, karena syarat mati tidak pula harus sakit Teruslah berbuat baik dan berkata baik Walau tak banyak orang yang mengenalimu, tapi kebaikan yang kita lakukan akan menuntun kita pada kebahagiaan D an akan dikenang oleh mereka yang kita tinggalkan ___ __ _